Halaqah: Media Komunikasi, Publikasi Eksistensi Hizbut Tahrir Indonesia sebelum dan Pasca Pembubaran

Siti Aisyah

Abstract


Keputusan pemerintah membubarkan ormas keagamaan Islam HTI sempat diikuti debat dan tarik-menarik antara tuntutan masyarakat dan pertimbangan politik yang menimbulkan pro kontra di antara elemen masyarakat. Eksistensi gerakan kelompok Islam Pasca pembubaran HTI menjadi taruhan bagi keberlangsungan organisasi. Pembubarab HTI tidak menyurutkan organisasi keagamaan Islam ini surut mempublikasikan gagasan-gagasannya, terutama terkait konsep khilafah atau sistem pemerintahan Islam. Halaqah merupakan model cara paling intensif dan efektif memelihara dan menyebarkan gagasan HTI. Metode halaqah karenanya, menjadi sentral dalam proses distribusi dan pola komunikasi gagasan-gagasan HTI yang dilakukan secara intensif dan kontinu. Dalam praktinya, halaqah berisi penyampaian pesan keislaman, indoktrinasi dan bimbingan oleh syarif dan syarifah. Pembimbing tersebut merupakan penyambung lidah imam HT sekaligus guru ideology HT, yaitu an-Nabhani.

Kata Kunci: HTI, halaqah, distribusi komunikasi dan indoktrinasi


Full Text:

PDF

References


Abdullah, Kurniawan. (2005). Gerakan Islam Pasca Orde Baru : Hizbut Tahrir Indonesia (Gerakan Politik Islam Ekstraparlementer). Jakarta : Badan Litabg Agama dan Diklat Keagamaan Departemen Agama RI.

Asad, Muhammad. (1985). Sebuah Kajian tentang Sistem Pemerintahan Islam. Bandung : Penerbit Pustaka.

Firdaus, Muhammad. (2017). Konstruksi Makna Ideologi Hizbut Tahrir (Studi Fenomenologi Tentang Makna Ideologi Khilafah Dan Politik Aktivis Hizbut Tahrir Di Pekanbaru). Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 8, Nomor 1

Firdaus, Muhammad. (2018). Pola Komunikasi Aktivis Hizbut Tahrir Dalam Mengembangkan Dakwah Islam. Jurnal Ilmu Komunikasi. Vol. 8, No. 3.

http://news.metrotvnews.com/hukum/Wb7YBA0K-hti-tetap-berdakwah

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180314071034-32-282788/incar-kursi-parlemen-hti-akui-dukung-pbb-di-pileg-2019

https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/06/02/mnrbw6-hti-islam-kaffah-solusi-bangsa

Lajnah khusus Intelektual DPD 1 HTI Jatim, Bunga Rampai Pemikiran Intelektual Muslim : Seputar Syaruat dan Khilafah.Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Muhammaddin, Gerakan Dakwah Hizbut Tahrir Indonesia, JIA/Juni 2016/Th.17/Nomor 1.

Muhammaddin. (2016). Relevansi Sistem Khilafah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Dengan Sistem Negara Islam Modern. Intizar. Vol. 2 No. 2.

Osman, Mohamed, Mohamed Nawab. (2010). Reviving the Caliphate in the Nusantara: Hizbut Tahrir Indonesia’s Mobilization Strategy and Its Impact in Indonesia. Terrorism and Political Violence. Volume 22: no 4.

Qohar, Abdul, Kiki Muhamad Hakiki. (2017). Eksistensi Gerakan Ideologi Transnasional HTI Sebelum dan Sesudah Pembubaran. Jurnal: Kalam. Vol. 11 No. 2.

Rahmat, M. Imdadun. (2005). Arus Baru Islam Radikal : Transmisi Revivalisme Islam Timur Tengah Di Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Ruben, Brent D dan Lea P Stewart. (2013). Komunikaasi Dan Prilaku Manusai. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Triantini, Zusiana Elly. (2009). “Terpasung Tak Terasa” (Melihat Eksistensi Politik Perempuan HTI). Jurnal UNISIA, Vol. 22 No. 71.

Zainuddin M, Suryaningsih. (2018). Rekalkulasi Transformasi Kelompok Penekan Menjadi Partai Politik: Kajian Pada Hizbut Tahrir Indonesia. Jurnal Ilmu Pemerintahan Nakhoda. (ejournal.unri.ac.id).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.